Ciri dan Karakteristik Pajak Berdasarkan Definisinya

Sebelumnya telah dijelaskan mengenai Pengertian Pajak yang diperoleh dari Berbagai Sumber. Berdasarkan penjabaran tersebut maka dapat disimpulkan beberapa ciri dan karakteristik pajak.

Dipungut Berdasarkan UU dan Peraturan Pelaksana.

Dalam pemungutan pajak tentunya dilandaskan pada sebuah aturan dan undang-undang yang berlaku, sebagaimana terdapat pada Asas ini sesuai dengan perubahan ketiga UUD 1945 pasal 23A yang menyatakan, “pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dalam undang-undang.” (id.wikipedia.org)

Tidak Ada Tegen Prestatic

Terhadap pembayaran pajak tidak ada tegen prestatic yang dapat ditunjuk secara langsung.

Pelaksanaan Dilakukan Pemerintah Pusat atau Daerah

Pemungutannya dapat dilaksanakan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, karena itu ada istilah pajak pusat dan pajak daerah.

Hasil Uang Pajak digunakan Untuk Pembiayaan Pemerintahan

Hasil dari uang pajak dipergunakan, untuk membiayai pengeluaran- pengeluaran pemerintah baik pengeluaran rutin maupun pengeluaran pembangunan dan apabila terdapat kelebihan maka sisanya dipergunakan untuk public investment.

Berfungsi Budgeter Kas Negara

Di samping mempunyai fungsi sebagai alat untuk memasukkan dana dari rakyat ke dalam kas negara (fungsi Budgeter), pajak juga mempunyai fungsi mengatur.

Untuk mendapatkan penjelasan secara rinci anda bisa membaca melalui Buku Hukum Pajak yang ditulis langsung oleh Dr. Riana Kesuma Ayu, SH. MH.

Beli Buku Hukum Pajak

Untuk mendapatkan materi kuliah hukum secara berkala, silakan download aplikasinya di Google Playstore.

Download Aplikasi

1 thought on “Ciri dan Karakteristik Pajak Berdasarkan Definisinya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.