Pengakuan Anak Terhadap Orang Lain (bag 2)

Dalam Pasal 53 Kompilasi Hukum Islam Indonesia disebutkanbahwa laki-laki yang menghamili wanita itu saja yang boleh menikahi dengan wanita hamil tersebut. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi percampuran nasab anak yang lahir itu apabila wanita yang hamil itu kawin dengan orang yang bukan membuahinya/menghamilinya. Sebenarnya kalau terdapat alasan yang kuat tentang motivasi tentang pengakuan anak, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, tidak ada salahnya hakim mengambil pendapat sebagaimana yang dikemukakan oleh Syafi’i, meskipun syarat yang dikemukakan oleh Imam Hanafi sebagaimana (more…)

Read More