Pengakuan Anak Terhadap Anak Temuan (bag 2)

Orang Islam yang menemukan anak temuan dapat melakukan pengakuan terhadap anak tersebut sebagai anak kandungnya. Apabila pihak yang menemukan anak tersebut telah mengikrarkan pengakuannya, maka sahlah anak tersebut sebagai anaknya sendiri, dan sah pula pertalian nasab anak tersebut dengan orang yang mengakuinya meskipun pengakuan tersebut dilawan oleh orang lain dengan menunjukkan bukti-bukti yang kuat dan meyakinkan. Menurut Imam Malik, pengakuan tersebut tidak sampai menimbulkan Nasab yang sah, kecuali yang menemukan anak tersebut mempunyai (more…)

Read More

Pengakuan Anak Terhadap Orang Lain (bag 1)

Pengakuan anak dalam kategori ini sering disebut dengan pengakuan secara tidak langsung, misalnya si Fulan mengatakan bahwa seorang anak bernama Faisal adalah saudara kandung dirinya. Ini berarti bahwa si Fulan itu mengakui si Faisal sebagaiĀ  anak dari Abdullah, dimana Abdullah itu adalah ayah kandung dari orang yang bernama Fulan. Jika syarat-syarat yang telah ditentukan oleh hukum Islam sudah terpenuhi, maka terjadilah hubungan nasab antara si Fulan dengan Faisal sebagai saudaranya dan dengan Abdullah sebagai Ayahnya.

Menurut Ahmad Husni syarat-syarat yang diperlukan dalam pengakuan anak secara tidak langsung umum sama saja dengan (more…)

Read More